Tangerang Selatan, 2 Juli 2025 – PT Hebron Perkasa Mandiri menyelenggarakan Simulasi Keadaan Tanggap Darurat (KTD) Kebakaran pada 2 Juli 2025 di Jl. Masjid A. Latif RT 02/RW 02, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh karyawan dalam menghadapi kondisi darurat.
Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang solusi industri, PT Hebron Perkasa Mandiri percaya bahwa keberhasilan operasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan layanan, tetapi juga oleh terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan siap menghadapi berbagai risiko.
Mengapa Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran Penting?
Kebakaran merupakan salah satu potensi risiko yang dapat terjadi di lingkungan kerja, khususnya pada area industri maupun perkantoran. Oleh karena itu, setiap perusahaan perlu memastikan bahwa seluruh pekerja memahami prosedur penanganan keadaan darurat agar dapat meminimalkan risiko terhadap keselamatan jiwa, aset perusahaan, serta keberlangsungan operasional.
Melalui simulasi ini, PT Hebron Perkasa Mandiri membangun budaya kerja yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga pada kepedulian terhadap keselamatan setiap individu.
Komitmen PT Hebron Perkasa Mandiri terhadap K3
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan bagian penting dari budaya perusahaan. Sejalan dengan visi PT Hebron Perkasa Mandiri untuk menjadi mitra terpercaya dalam mewujudkan industri yang lebih bersih, aman, dan efisien, perusahaan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang mengutamakan keselamatan melalui berbagai program, di antaranya:
- Meningkatkan kesadaran seluruh karyawan terhadap pentingnya budaya K3.
- Memastikan setiap personel memahami prosedur keadaan tanggap darurat.
- Melatih kemampuan evakuasi yang cepat, tertib, dan terkoordinasi.
- Meningkatkan kesiapan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sesuai prosedur.
- Mengurangi potensi risiko kecelakaan kerja melalui edukasi dan latihan secara berkala.
Pelaksanaan Simulasi Keadaan Tanggap Darurat (KTD)
Simulasi diawali dengan pengarahan mengenai prosedur tanggap darurat kebakaran serta pembagian peran kepada setiap peserta. Selanjutnya dilakukan skenario simulasi yang menggambarkan kondisi terjadinya kebakaran di area kerja.
Seluruh peserta mengikuti tahapan penanganan keadaan darurat mulai dari pelaporan kejadian, aktivasi alarm, proses evakuasi menuju assembly point (titik kumpul), hingga praktik penggunaan APAR untuk mengendalikan api pada tahap awal. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan disiplin sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.
Membangun Budaya Keselamatan yang Berkelanjutan
Simulasi ini bukan sekadar memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran agar setiap karyawan memiliki kesiapan mental maupun teknis dalam menghadapi situasi darurat yang sebenarnya.
Melalui kegiatan seperti ini, PT Hebron Perkasa Mandiri terus memperkuat budaya keselamatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, profesional, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut sejalan dengan nilai perusahaan yang mengedepankan engineering excellence, integritas, serta continuous improvement dalam setiap aspek operasional.
Ke depan, PT Hebron Perkasa Mandiri akan terus melaksanakan berbagai program peningkatan kompetensi dan keselamatan kerja sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap karyawan, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan.